Social Topic

blog yang memberikan inforasi pada masyarakat tentang budaya islami,permasalahan dalam Islam dan keyakinan masyarakatnya
Showing posts with label Fakta Islam. Show all posts
Showing posts with label Fakta Islam. Show all posts

FAKTA TENTANG ISLAM YANG DIYAKINI ORANG BARAT

Bagi orang-orang barat, Islam tidak lebih hanyalah agama yang mengajarkan kekerasan dan kerusakan. Terlebih munculnya propaganda organisasi yang tengah marak saat ini dengan aksi kejam mereka yang membawa nama Islam. Sehingga image tentang agama ini pun rusak tidak karuan. Namun, tidak semua orang barat punya pikiran picik dan sempit seperti itu sehingga menyimpulkan sesuatu hanya dari yang dilihat dan diduga saja.
  Ya, ternyata banyak dari mereka pada akhirnya menyadari jika agama yang dibawa Nabi Muhammad ini luar biasa. Tak hanya tentang ajarannya, tapi juga pengaruh yang dibawanya bagi dunia. Nah, berikut adalah hal-hal tentang Islam yang ternyata sangat diyakini orang-orang barat

1.Islam Akan Jadi Agama Mayoritas Umat Manusia

Kalau ditanya apa sih agama yang paling populer di dunia? Sudah pasti jawabannya adalah Kristen. Ya, hal tersebut dibuktikan dengan mayoritas penduduk dunia yang menganut agama ini. Islam sendiri berada di urutan kedua setelahnya. Namun, banyak orang yang beranggapan jika agama ini mungkin akan mengalahkan Kristen dalam hal jumlah penganut di masa depan nanti.
Diperkirakan tahun 2050 nanti jumlah umat Islam akan sebanding dengan Kristen
Pernyataan ini dibuktikan dengan banyak riset yang hasilnya mengejutkan. Setiap tahunnya jumlah pemeluk agama Islam makin bertambah. Bahkan diprediksi jika penganut Islam akan sebanyak Kristen di tahun 2050 nanti.

2.Muslim Sangat Menghormati Maryam

Orang-orang barat selalu membandingkan sesuatu dengan bukti dan fakta. Termasuk membandingkan tentang agama. Mereka pernah membandingkan Kristen dan Islam berdasarkan literatur keduanya, yakni Injil dan Al Qur’an. Nah, ada sebuah fakta menarik dari perbandingan ini yang menunjukkan bahwa di Al Qur’an Maryam atau Mary lebih banyak disebutkan dari pada di dalam Injil Perjanjian Baru.
Maria atau Mary lebih banyak disebut di Al Qur'an dibandingkan Injil Pernjanjian Baru [Image Source]
Maria atau Mary lebih banyak disebut di Al Qur’an dibandingkan Injil Pernjanjian Baru
Hal ini pun membuat orang-orang barat jadi timbul semacam keyakinan jika para Muslim pun menghormati sosok Maryam sama baiknya dengan orang-orang Kristen. Bahkan bisa lebih lagi mengingat Al Qur’an sendiri menyebutkan nama Ibunda Isa Al Masih ini lebih banyak.

3.Umat Muslim Pernah Berjuang Untuk Yahudi

Tidak bermaksud menebarkan kekacauan, tapi lihatlah sendiri di berbagai forum bagaimana umat Muslim begitu tidak menyukai Yahudi. Padahal dulu banyak sekali cerita patriotik tentang umat Muslim yang justru sering membantu para Yahudi. Uniknya lagi, hal ini juga dipercaya oleh orang-orang barat.
Lime Basha, wanita ini pernah menyelamatkan gerombolan bocah Yahudi saat terjadi Perang Dunia II [Image Source]
Lime Basha, wanita ini pernah menyelamatkan gerombolan bocah Yahudi saat terjadi Perang Dunia II
Salah satu contohnya adalah kisah orang-orang Yahudi yang diselamatkan oleh umat Muslim ketika Perang Dunia II bergolak. Bahkan banyak cerita yang mengatakan orang-orang Muslim rela berperang di pergolakan terbesar sepanjang sejarah tersebut untuk menyelamatkan Yahudi dan menghadapi Nazi. Ada pula cerita tentang Sultan Bayazid dari Kerajaan Otoman yang mengirim pasukan untuk menyelamatkan kaum Yahudi di Spanyol. Kala itu di tahun 1492, Spanyol dikuasai oleh Kerajaan Katolik yang ingin membantai para Yahudi yang tinggal di sana.



4. Keluar dari Islam = Mati

 Mayoritas orang barat percaya jika tidak ada hukuman lain selain mati untuk kasus seseorang yang keluar dari agama Islam. Ya, disimpulkan dari Al Quran dan Hadist shahih, memang tidak ada hukuman yang lebih pantas bagi orang murtad selain dibunuh. Sayangnya, orang-orang barat tidak mengetahui jika prosesi ini tidak serta merta langsung dilakukan begitu saja.

 Dalam Islam, orang yang ketahuan Murtad haruslah diberi kesempatan untuk bertaubat. Bahkan menurut riwayat sampai 3 kali dengan dibimbing secara intensif. Setelah ajakan ini ditolak, barulah hukum mati dilakukan. Tidak semua orang Murtad gagal kembali ke Islam, namun beberapa memang menunjukkan sifat menentang, bahkan menghina Rasul dan ajarannya. Yang seperti ini baru yang akan dikenai hukuman, karena potensi merusaknya besar dan akan jadi benalu jika tidak diberantas.
Meskipun Islam menghukum mati orang murtad, sepertinya orang barat juga harus tahu akan perlakuan agama ini kepada Mualaf. Ya, dalam Islam seseorang yang baru saja menjadi Muslim akan diberikan zakat dan ini wajib hukumnya.

5.Orang Barat Mengakui Kehebatan Ilmuwan Muslim


Ada begitu banyak orang barat yang yakin dengan agama ini bukan hanya dari nilai ajarannya, tapi juga berdasarkan hal-hal yang bersifat keilmuwan. Seperti yang diketahui, dulu Islam benar-benar menggenggam dunia tidak hanya secara teritorial saja tapi juga peradaban termasuk ilmu pengetahuan.
Orang-orang barat mengakui kalau Islam punya banyak sekali ilmuwan yang berhasil mengubah dunia
Banyak sekali ilmuwan Muslim yang terbukti memiliki karya yang luar biasa. Sebut saja Ibnu Sina yang terkenal dengan ilmu kedokterannya, Ibnu Rusyd yang bukunya jadi literatur untuk filsafat dan ilmu sosial, serta masih banyak lagi yang lain. Tak cuma mengagumi para ilmuwan Islam, orang-orang barat pun percaya jika para cendekiawan Muslim sangat dihargai oleh pemerintah. Misalnya dengan menggaji mereka dengan sangat tinggi.
Sayangnya, orang-orang barat kadang hanya menilai Islam dari luarnya saja. Sehingga muncul opini-opini sepihak yang pada akhirnya menurunkan nilai Islam. Padahal kalau dikaji lebih dalam mungkin mereka akan benar-benar paham. Kasus seperti itu sudah banyak dan mereka jelas-jelas bisa menerima kebenaran.

KEYAKINAN POCONG DI MASYARAKAT DAN SUDUT PANDANG ISLAM


Kata pocong pasti sudah tidak asing lagi dirtelinga kita,secara otomatis ketika mendengar kata pocong maka gambaran yang terlintas di kepala kita adalah sesosok makhlik dengan kain kafan terikat di bagian kepala, banyak masyarakat yang berasumsi bahwa asal usul hantu pocong adalah orang yang meninggal dunia saat dimakamkan tali pocongnya tidak dilepas sehingga arwah si mayit bergentayangan untuk meminta tolong dibukakan tali pocongnya. benarkah demikian??

Banyak keyakinan di masyarakat kita yang bersumber dari mitos dan takhayul dan sama sekali tidak didukung dengan dalil baik Al-Qur'an maupun hadits maupun keterangan para sahabat Rasulullah. sebagian masyarakat meyakini bahwa pocong adalah jelmaan dari mayit yang kain kafannya lupa dilepas tali pocongnya,karena tidak dibuka membuatnya gentayangan dan mendatangi rumahnya dan masyarakat lainnya.

Maka dari keyakinan ini ada beberapa sisi negatif yang akan muncul :

  1.Keyakinan si mayit akan kembali setelah dimakamkan, ini termasuk keyakinan Jahiliyah yang diingkari oleh Allah SWT dalam Al-Qur'an. Allah SWT berfirman yang artinya "Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu, hingga apabila datang kematian pada seseorang diantara mereka, dia berkata : Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku bisa berbuat amal saleh yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang ia ucapkan saja. dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan". ( QS. Al-Mukminun : 99-100 )
dari ayat ini Allah menggambarkan bagaimana orang kafir menyesali hidupnya.

 2.Keyakinan bahwa ruh mayit masih berada di dunia maka keyakinan ini bertentangan dengan aqidah Islam bahwa orang yang meninggal ruh nya berada di alam Barzah. Sudah jelas bahwa Allah SWT menjelaskan bahwa ada Barzah atau dinding pemisah antara orang yang telah meninggal dengan kehidupan dunia dan itu terjadi sejak mereka meninggal dunia, selanjutnya mereka masing-masing sudah sibuk dengan balasan yang diberikan Allah SWT kepda mereka mereka, ruh orang yang baik berada ditempat yang baik begitupun sebaliknya

Banyak diantara kita yang mengakui melihat ataupun menjumpai sosok pocong tersebut dan dari pendapat tersebut kita memang tidak dapat menginkari keberadaan pocong, dan jika benar pengakuan orang yang pernah melihatnya kita tidak dapat menolaknya karena mengingkari hal ini sama halnya dengan kita menolak realita.

Namun yang perlu diluruskan adalah keyakinan di masyarakat bahwa pocong merupakan jelmaan dari ruh orang yang meninggal yang tali kafannya tidak dilepas ketika dimakamkan. Karena jelas ini adalah keyakinan yang bertentangan dengan aqidah Islam oleh karena itu jika kita meyakini keberadaan pocong maka yang harus diyakini adalah pocong bukan jelmaan manusia yang telah meninggal melainkan jelmaan Jin, dikarenakan Jin juga bisa menjelma menjadi makhluk yang lain. Wallahua'lam

WOW!! INILAH 7 TITIK LATHIFAH PADA MANUSIA


7 TITIK LATHIFAH
  1. Latifatul-Qolby: Di sini letaknya sifat-sifat syetan, iblis, kekufuran, kemusyrikan, ketahayulan dan lain-lain, letaknya dua jari dibawah susu sebelah kiri. Kita buat dzikir sebanyak-banyaknya, Insya Allah pada tingkat ini diganti dengan Iman, Islam, Ihsan, Tauhid dan Ma’rifat.
  2. Latifatul-Roh : Di sini letaknya sifat bahimiyah (binatang jinak) menuruti hawa nafsu, , letaknya dua jari dibawah susu sebelah kanan. Kita buat dzikir sebanyak-banyaknya Insya Allah di isi dengan khusyu’ dan tawadhu’.
  3. Latifatus-Sirri : Di sini letaknya sifat-sifat syabiyah (binatang buas) yaitu sifat zalim atau aniaya, pemarah dan pendendam, , letaknya dua jari diatas susu sebelah kiri. Kita buat dzikir sebanyak-banyaknya Insya Allah diganti dengan sifat kasih sayang dan ramah tamah.
  4. Latifatul-Khafi : Di sini letaknya sifat-sifat pendengki, khianat dan sifat-sifat syaitoniyah,  letaknya dua jari diatas susu sebelah kanan. Kita buat dzikir sebanyak-banyaknya Insya Allah diganti dengan sifat-sifat syukur dan sabar.
  5. Latifatul-Akhfa : Di sini letaknya sifat-sifat robbaniyah yaitu riya’, takabbur, ujub, suma’ dan lain-lain, letaknya ditengah-tengah dada. Kita buat dzikir sebanyak-banyaknya Insya Allah diganti dengan sifat-sifat ikhlas, khusyu’, tadarru dan tafakur.
  6. Latifatun-Nafsun-Natiqo : Di sini letaknya sifat-sifat nafsu amarrah banyak khayalan dan panjang angan-angan, , letaknya tepat diantara dua kening. Kita buat dzikir sebanyak-banyaknya Insya Allah diganti dengan sifat-sifat tenteram dan pikiran tenang.
  7. Latifah Kullu-Jasad : Di sini letaknya sifat-sifat jahil “ghaflah” kebendaan dan kelalaian, , letaknya diseluruh tubuh mengendarai semua aliran darah kita yang letak titik pusatnya di tepat ditengah-tengah ubun-ubun kepala kita. Kita buat dzikir sebanyak-banyaknya Insya Allah diganti dengan sifat-sifat ilmu dan amal.

SHOLAT TAPI LUPA BERWUDHU?? INI KONSEKUENSINYA



Apa hukum shalat tanpa wudhu karena lupa? Apakah harus mengulangi shalatnya?
               
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لا يقبَلُ اللهُ صلاةَ أحدِكم إذا أَحْدثَ حتى يتوضَّأَ
Allah tidak akan menerima shalat orang yang berhadats, sampai dia berwudhu. (HR. Bukhari 6954).

Hadits ini menjelaskan, bahwa wudhu merupakan salah satu syarat sah shalat.
Kemudian para ulama sepakat, orang yang shalat tanpa wudhu karena lupa, shalatnya batal dan wajib diulangi. Berikut beberapa keteranga mereka,
Imam An-Nawawi mengatakan,
أجمع المسلمون على تحريم الصلاة على المحدث وأجمعوا على أنها لا تصح منه سواء إن كان عالما بحدثه أو جاهلا أو ناسيا لكنه إن صلى جاهلا أو ناسيا فلا إثم عليه وإن كان عالما بالحدث وتحريم الصلاة مع الحدث فقد ارتكب معصية عظيمة ولا يكفر عندنا بذلك إلا أن يستحله , وقال أبو حنيفة : يكفر لاستهزائه
Kaum muslimin sepakat haramnya shalat bagi orang yang berhadats. Mereka juga sepakat bahwa tidak shalat shalat tanpa wudhu, baik dia tahu hadatsnya atau tidak tahu, atau lupa. Hanya saja, jika dia shalat karena tidak tahu sedang hadats atau lupa berwudhu, maka tidak ada dosa untuknya.
Sebaliknya, jika dia tahu sedang hadats dan tahu terlarangnya shalat dalam keadaan hadats, berarti dia telah melakukan dosa besar, yang tidak sampai kafir menurut madzhab kami (syafiiyah), kecuali jika dia menganggap hal itu diperbolehkan. Sementara Abu Hanifah mengatakan, ‘Dia kufur karena mempermainkan agama.’
(al-Majmu’ Syarh Muhadzab, 2/67).

Keterangan yang sama juga disampaikan Ibnu Rusyd,
واتفقوا على أنّ من صلى بغير طهارة أنّه يجب عليه الإعادة عمداً أو نسياناَ وكذلك من صلى لغير القبلة عمداَ كان ذلك أو نسيانا
Ulama sepakat bahwa orang yang shalat tanpa bersuci, dia wajib mengulang shalatnya. Baik sengaja maupun lupa. Demikian pula orang yang shalat tanpa menghadap kiblat, baik sengaja maupun lupa. (Bidayah al-Mujtahid, 1/151)
 

Newsletter